5 Gerakan Olahraga Untuk Atasi Nyeri Lutut


Jika lutut sakit, apa masih dapat olahraga? Apa perlu pun olahraga? Nah, ini pertanyaan yang tidak jarang muncul saat lutut sakit. Tentunya, Anda butuh melakukan sejumlah gerakan olahraga yang aman untuk menolong lutut sakit dapat sembuh lebih cepat. Jangan khawatir, gerakan-gerakan inilah ini dapat menolong Anda menanggulangi lutut nyeri Anda.

5 Gerakan simpel yang tolong atasi lutut sakit

Meskipun lutut sakit tidak boleh takut guna menggerakannya. Tetap berolahraga malah membuat lutut mempunyai otot yang lebih powerful dan lentur. Inilah teknik paling baik menjaga situasi kesehatan lutut dan untuk menangkal cedera yang barangkali terjadi selanjutnya

Memperkuat otot-otot di dekat tulang akan meminimalisir stres pada sendi lutut Anda. Otot yang powerful di depan paha, dan belakang paha menolong sendi lutut mendapatkan desakan lebih tidak banyak sehingga semakin barangkali untuk menghilangkan rasa nyeri lututnya.

Lalu, gerakan olahraga laksana apa yang aman untuk lutut yang sedang cedera?

1. Prone Straight Leg Raises

Jika lutut sakit, usahakanlah gerakan ini di lokasi yang datar. Tidur tengkurap di atas lantai atau matras. Kencangkan otot-otot di hamstring, bokong, kemudian bersiap angkat kaki laksana gambar di atas. Tahan sekitar 3-5 detik sekitar kaki sedang di atas.

Lakukan 10-15 kali pelantikan untuk masing-masing kakinya. Jika saat mengerjakan gerakan ini punggung kita menjadi nyeri, usahakan turunkan elevasi kaki Anda.

2. Calf raises

Untuk mengerjakan gerakan ini, usahakan di sekitar sofa atau kursi. Berdiri membelakangi kursi atau sofa sebagai penyokong tubuh Anda guna mengantisipasi andai terjatuh.

Perlahan angkat tumit setinggi mungkin, tahan gerakan ini sekitar 10-15 detik. Kemudian baru turunkan lagi tumit kita ke lantai.

Ketika menurut keterangan dari Anda ini lumayan mudah, coba sesudah jinjit maksimal, angkat kaki yang jinjit tersebut. Biarkan satu kaki menyangga beban Anda.

3. Wall squat

Gerakan ini lebih menantang dari gerakan sebelumnya. Pertama, tempelkan punggung kita di tembok, buka kaki kita selebar bahu. Kemudian perlahan tekuk lutut, turunkan sampai 90 derajat. Jangan menunduk ke depan. Jatuhkan unsur bokong kita ke belakang, ke arah tembok bukan ke depan.

Jika Anda menikmati tekanan yang tidak nyaman di lutut Anda, tidak boleh paksakan turun. Lakukan semaksimal yang Anda dapat atau ubah posisi Anda.

Ulangi pelajaran ini dengan menyangga 5-10 detik sekali menekuk lutut. Kemudian berdiri tegak kembali.

4. Step up

Ini barangkali terlihat sepele, melulu menaik turunkan kaki. Namun tidak boleh salah, gerakan ini menciptakan otot selama lutut kita jadi semakin powerful dan fleksibel.

Tempatkan satu kaki kita di atas bidang yang lebih tinggi. Jika kita tidak mempunyai alat olahraga khusus, Anda dapat menggunakan bangku yang kokoh. Gunakan bangku yang terpendek dahulu.

Ketika mengusung kaki ke atas, jaga panggul kita tetap lurus, lantas tekuk lutut kita perlahan-lahan dan turunkan kaki pun perlahan-lahan.

Jika ini terlampau mudah untuk Anda, pakai kursi atau bidang yang lebih tinggi lagi. Semakin tinggi bidangnya bakal semakin berat kerja otot Anda. Lakukan gerakan ini minimal 10-15 kali.

5. Side Leg Raises

Berbaring dengan menghadap satu sisi laksana gambar di atas. Jika lutut kita nyeri, usahakan, kaki unsur bawah ditekuk ke belakang untuk menciptakan Anda lebih stabil di gerakan etape berikutnya.

Kemudian, kaki unsur atas dinaikan sampai kurang lebih 45 derajat. Tahan kaki di posisi atas hingga 5 detik, kemudian turunkan dan rileks sebentar.

Ulangi gerakan ini sejumlah 10-15 kali. Selanjutnya, ubah ke sisi kebalikannya dan kerjakan hal yang sama dengan jumlah gerakan yang pun sama.

Tidak ada komentar