Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Menggunakan Tabir Surya


Tabir surya adalah salah satu produk yang cukup sering digunakan apalagi yang tinggal di daerah tropis seperti di Indonesia. Paparan sinar matahari memang bisa menimbulkan keluhan masalah kulit dan ada juga risiko terjadinya kanker kulit. Untuk itulah mengapa menggunakan sunscreen pada saat melakukan aktivitas di luar ruangan menjadi cukup penting. 

Namun ternyata ada saja yang belum mengetahui bagaimana sih sunscreen seharusnya digunakan. Masih ada beberapa kesalahan yang acap kali dilakukan pada saat menggunakan produk ini. Ya memang kesalahan ini tidak menimbulkan efek yang cukup berarti namun manfaat penggunaanya tentu tidak akan bekerja dengan maksimal. 

Hindari Kesalahan Menggunakan Tabir Surya 

Untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal maka diperlukan cara yang benar serta hal-hal yang perlu dihindari dalam menggunakan sunscreen. Nah simak dulu beberapa kesalahan dalam menggunakan tabir surya berikut ini agar kamu tidak mengulanginya lagi. 

1. Melupakan kandungannya 

Sinar matahari akan memancarkan UVA dan UVB yang bisa menimbulkan kerusakan pada kulit. UVA bisa memberikan efek langsung terhadap DNA sehingga dampaknya kulit akan menjadi kasar, keriput dan bahkan berpotensi menjadi kanker kulit. Sedangkan UVB hanya akan berpengaruh terhadap permukaan kulit yang bila terkena maka bisa membuat kulit menjadi gosong maupun kemerahan. 

Untuk itu diperlukan sunscreen yang memiliki kandungan SPF dan PA agar kulit bisa terlindungi dengan sempurna. Namun terkadang orang melupakan hal itu dan hanya memperhatikan kandungan SPF nya saja. Padahal PA juga berperan penting dalam menjaga kulit dari paparan UVA. 

2. Dipakai saat panas saja 

Umumnya orang hanya menggunakan sunscreen pada saat cuaca sedang panas saja, dan tidak menggunakan pada saat berawan. Yang perlu kamu ketahui adalah meski dalam kondisi berawan namun ternyata sinar matahari tetap berbahaya. 

Awan hanya akan mengurangi sinar mataharinya namun tidak terhadap kandungan ultravioletnya. Jadi meski sedang berawan pastikan untuk tetap menggunakan sunscreen agar kulit tetap terjaga. 

3. Waktu dan kuantitas 

Menggunakan tabir surya memang terkadang membuat kulit menjadi lengket dan alasan inilah mengapa orang menggunakannya secara tipis. Padahal perlu ketebalan yang cukup agar kulit bisa terlindungi dengan sempurna. 

Lebih dari itu, kini telah banyak produk yang tidak akan membuat lengket kulit pada saat digunakan sekalipun dalam jumlah yang banyak. Kemudian pastikan juga menggunakan produk setidaknya 15 menit sebelum beraktivitas di luar agar tidak terasa panas. 

4. Seharian hanya pakai sekali 

Untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal maka perlu menggunakan sunscreen secara menyeluruh. Namun bukan berarti cukup menggunakannya sekali saja. Jika memang harus beraktivitas cukup lama maka kamu perlu untuk mengoleskannya kembali. Hal ini karena memang produk pelindung kulit ini tidak bisa bertahan untuk waktu seharian. 

Pastikan untuk mengoleskan produk setelah terpapar sinar matahari dalam 2 hingga 3 jam. Apalagi jika kamu tengah beraktivitas dengan air, seperti berenang atau bermain dilaut. Air bisa membuat sunscreen yang digunakan akan hilang sehingga tentu kulit tidak akan lagi terlindungi sinar matahari dengan baik. 

Jika ingin menggunakan tabir surya yang memiliki manfaat yang baik, kamu bisa menggunakan Vaseline. Kandungan SPF dan PA-nya yang cukup tinggi tentu bisa melindungi kulit secara lebih baik, selain itu produk ini juga memiliki kandungan vitamin yang tentu akan membuat kulit menjadi lebih cerah dan juga sehat.

Tidak ada komentar