Mendaki Gunung Terkecil di Dunia, Cukup Selangkah Mencapai Puncaknya

Bila biasanya Anda mendaki gunung dengan ketinggian ribuan meter dari permukaan laut dan membutuhkan tenaga ekstra untuk sampai di puncak, lain halnya dengan gunung yang ada di China.
Gunung tersebut berukuran hanya 0,6 meter dari permukaan tanah ke titik tertinggi, masyarakat setempat memberikan nama gunung Jingshan, yang berada di kabupaten Shouguang.

Mungkin gunung Jingshan bukan gunung yang paling mengesankan di dunia tetapi gunung ini menjadi tempat wisata yang paling populer di China. Faktanya meskipun memiliki ukuran menggelikan di atas tanah, tampaknya menjadi gunung bawah tanah yang jauh lebih besar.

Melansir dari Odditycentral.com, Sabtu (24/03/2018) Jingshan memiliki ketinggian 48 meter dengan sebagian di bawah tanah, tinggi 0,6 meter, panjang 1,24 meter dan lebar 0,7 meter.
Jika dilihat pada gambar, gunung ini hanya kelihatan seperti batu biasa yang berada di tengah perkebunan dan dapat dinaiki dengan satu langkah kaki.

Sampai sekarang untuk kedalaman gunung ini belum diketahui. Menurut Zheng Binhai, mantan kurator Museum Shouguang Bo, pada masa pemerintahan Mao Zedong seseorang ditugaskan untuk menggali di sekitar Jingshan untuk membuktikan bahwa itu bukan gunung, melainkan batu sederhana.

Setelah menggali beberapa meter tanpa mencapai pangkalan bawah tanah gunung, mereka menyerah. Kemudian, pada tahun 1958, seseorang berusaha menggali di sekitar Jingshan, tetapi mereka juga gagal menemukan pangkalannya dan batu yang tampaknya kecil itu telah diakui sebagai gunung sejak saat itu.

Dianggap penting sebagai objek wisata, pihak berwenang Shouguang telah menjadikan gunung ini ilegal, tidak hanya untuk menggali sekitarnya, tetapi juga untuk membangun semua jenis struktur di dekat gunung dan juga merusak dengan cara apa pun.

Baru – baru ini beredar foto-foto Jingshan, gunung terkecil ini di media sosial Tiongkok. Banyak komentar lucu yang bermunculan, salah satunya orang - orang yang menantang teman – teman mereka untuk kontes mendaki gunung.

Tidak ada komentar