Israel Balas Serang Fasilitas Militer di Gaza Karena Perbatasan Dirusak

Militer Israel, IDF, mengklaim berhasil menerjang ‘target Hamas’ di Jalur Gaza, Palestina, sebagai upaya balas dendam atas pelanggaran perbatasan serta upaya penyusupan. Menurut keterangan resmi, Angkatan Udara Israel berhasil menggempur target militer Hamas di Rafah.

Serangan dilakukan guna membalas pelanggaran perbatasan yang dilakukan oleh empat warga Palestina. Tidak hanya melanggar, empat orang itu juga menyusup sambil membawa bom molotov.

“IDF akan terus menggagalkan semua upaya untuk mencederai Negara Israel dan akan merespons dengan tegas kepada siapa saja yang akan melukai warga sipil,” cuit akun Twitter resmi IDF, mengutip dari Russia Today, Minggu (25/3/2018).

“Hamas tentu saja bertanggung jawab untuk semua agresi yang berasal dari Jalur Gaza,” imbuh cuitan tersebut.

IDF mengklaim, pagar perbatasan di dekat Kibbutz Kissufim rusak cukup parah dan empat orang warga Palestina yang membawa botol berisi material mudah meledak melewatinya secara ilegal. Keempatnya dituduh hendak membakar sebuah kendaraan teknis pada Sabtu 24 Maret sekira pukul 17.00 waktu setempat.

Diwartakan Haaretz, keempat penyusup itu dilaporkan langsung lari ke Jalur Gaza ketika tentara IDF tiba di lokasi.

Dalam video yang dirilis Al Jazeera terlihat empat orang bertopeng memotong sebagian kawat pagar perbatasan dengan bantuan orang kelima. Keempatnya langsung lari ke area konstruksi dekat tembok keamanan, di mana peralatan teknis tidak terjaga. Tak lama kemudian, asap hitam muncul dari area itu.

“Kami akan bekerja dengan tekun dan dengan tangan yang kuat terhadap kerusakan apa pun terhadap infrastruktur keamanan dan segala upaya untuk memasuki Israel,” ucap Koordinator Aktivitas Pemerintah Israel di Perbatasan (COGAT), Yoav Mordechai.

Tidak ada komentar